23 November 2010

Subhanallah! Dalam Perut Bayi Yang Baru Lahir ada 3 Janin


*Sebuah tim medis Yordania di Royal Medical Services, di kota Raja Hussein Medical City berhasil mengeluarkan 3 janin laki-laki dari perut bayi yang baru berusia empat hari melalui sebuah operasi yang jarang terjadi.

Konsultan Bedah Anak dan Bedah Urologi dan Transplantasi Yordania Najih Umari yang melakukan operasi dengan tim medis bedah anak dan perawatan anestesi, menganggap bahwa operasi tersebut jarang dan kompleks.

Umari berkata: "Salah satu janin telah sempurna pertumbuhannya, dan yang kedua hampir selesai dan yang ketiga dalam tahap perkembangan dan pertumbuhan, dan ketiga janin tersebut bersekutu dalam arteri dan vena di dalam rahim ibu."

Dia menambahkan: "Bayi tersebut berarti terus mengasuh tiga bersaudara dalam perutnya selama perjalanan dalam kehamilan ibunya sampai hari keempat kelahirannya, yaitu tanggal operasi dilakukan dimana kedua orang tuanya dipenuhi rasa ketidakpastian dan kecemasan."

Pemantauan situasi janin sampai tahap kelahiran:

Sumber Kedokteran mengatakan bahwa tim medis telah memonitor kondisinya sampai kelahiran, menunjukkan bahwa pemeriksaan jaringan menetapkan bahwa janin dalam perut bayi tersebut adalah tiga laki-laki.

Penasihat Bedah Anak dan Bedah Urologi dan Transplantasi menegaskan mengatakan bahwa keadaan ibu hamil itu normal dan tidak mengkonsumsi obat-obatan yang tidak diizinkan selama kehamilan.

Menurut surat kabar, "Hari Ketujuh", Umari mengatakan:" adanya janin dalam janin bisa terjadi di tingkat dunia, tetapi yang menarik bahwa ada 3 janin lebih lanjut dalam perut Janin, dan situasi ini tidak pernah tercatat oleh referensi medis internasional berdasarkan informasi yang ada dengan metode penelitian modern. "

Kesimpulannya, dokter Yordania tersebut mengatakan: "Penyebab dari kondisi yang jarang terjadi ini disebabkan oleh cacat pada tahap awal pembuahan yang menyebabkan tumpang tindih tiga janin di dalam janin bayi bukan keberadaan empat janin dalam rahim ibunya."

Sumber : Kompas.com

Terungkap, Pembunuhan 1.700 Tahun Lalu?


Mumi

VIVAnews -- Sebuah mumi Mesir berusia 1.700 tahun menyimpan sebuah misteri. Siapapun identitas mumi itu, ia diduga tewas tak wajar.

Mumi itu adalah seorang anak kecil yang hidup sekitar 350 tahun sebelum Masehi. Sabtu lalu, para ilmuwan melakukan pemindaian (scan) untuk mengetahui jenis kelaminnya.

Awalnya, pada pengujian pertama 17 tahun lalu, mumi yang disimpan di Museum Saffron Walden di Essex, Inggris diduga sebagai bocah laki-laki.

Uji sinar X dilakukan setelah Dr Christina Riggs, dari University of East Anglia meneliti mumi itu.

Ia mengatakan, pita yang membungkus mumi serupa dengan pita yang digunakan untuk membungkus mumi perempuan di Thebes dalam periode waktu yang relatif sama.

Belakangan, hasil scan mengungkapkan ia kemungkinan besar adalah seorang gadis kecil.

Tak hanya itu, pemindaian dengan sinar X di Addenbrooke's Hospital, Cambridge, Inggris, mengungkap sebuah rahasia kelam. Bocah itu mungkin tewas secara mengenaskan.

Investigasi menyebutkan, bocah yang jenis kelaminnya belum dipastikan itu mengalami pecah di bagian tengkorak dan tulang lehernya patah sebelum meninggal.

Ahli radiografi syaraf, Halina Szutowicz menduga, bocah itu dibunuh.

Meski, "ini bisa jadi karena jatuh atau kecelakaan, seperti yang umum terjadi pada kematian anak. Tapi kami tak bisa memutuskannya," kata dia seperti dimuat Daily Mail.

Namun, "ada banyak luka yang mungkin berujung pada kematian anak ini. Kami belum yakin, tapi kami punya dugaan. Kami masih menunggu pendapat radiologis sebelum mengumumkan hasil pastinya."

Para ilmuwan merasa beruntung melakukan pemindaian pada tubuh mumi itu. "Ini sangat istimewa, untuk bisa sedekat ini dengan sesuatu yang sangat kuno," tambah Szutowicz.